Info IslamNusantara

TGB Ingatkan Dunia: Jangan Lupakan Gaza di Tengah Tumpukan Berita

1231
×

TGB Ingatkan Dunia: Jangan Lupakan Gaza di Tengah Tumpukan Berita

Share this article

LINTASNUSANTARANEWS.ID | LOMBOK- Di tengah derasnya arus informasi dan silih bergantinya isu global, Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi mengingatkan publik agar penderitaan masyarakat Gaza, khususnya anak-anak, tidak dilupakan.

Pesan tersebut disampaikan TGB melalui unggahan di akun media sosialnya, @tuangurubajang, Rabu (30/9/2026).

“Di tengah tumpukan peristiwa dan berita, jangan lupakan Gaza!” tulis TGB.

Dalam unggahan itu, TGB menyoroti kondisi pendidikan dan penderitaan anak-anak Gaza akibat konflik berkepanjangan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kehancuran fasilitas pendidikan yang membuat ratusan ribu anak kehilangan kesempatan belajar secara normal.

Data UNICEF menunjukkan hampir 98 persen bangunan sekolah di Gaza mengalami kerusakan. Lebih dari 93 persen di antaranya membutuhkan rehabilitasi besar atau pembangunan kembali, sementara sekitar 81 persen dilaporkan terdampak langsung.

Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap sekitar 700 ribu anak usia 4–17 tahun yang telah kehilangan akses terhadap pendidikan tatap muka formal selama hampir tiga tahun ajaran berturut-turut. Sekolah-sekolah yang sebelumnya melayani hampir setengah juta siswa kini banyak yang tidak aman atau tidak dapat digunakan.

Kembali Belajar di Tengah Reruntuhan

Memasuki September 2026, anak-anak Gaza mulai kembali mengikuti pembelajaran tatap muka setelah hampir tiga tahun mengalami gangguan pendidikan.

Namun, kembalinya mereka ke ruang belajar belum berarti kondisi telah kembali normal. Sejumlah anak masih harus mengikuti pelajaran di tenda, bangunan yang rusak maupun ruang belajar sementara. Laporan mengenai pembukaan kembali kegiatan belajar juga menggambarkan keterbatasan fasilitas dan perlengkapan pendidikan.

UNICEF sejak awal 2026 telah menjalankan program Back to Learning untuk memperluas akses pembelajaran bagi ratusan ribu anak Gaza. Organisasi tersebut menilai pendidikan bukan sekadar aktivitas akademik, tetapi juga memberikan rasa aman, rutinitas, interaksi sosial, serta dukungan bagi perkembangan anak.

Dengan demikian, pemulihan pendidikan Gaza tidak hanya menyangkut pembangunan kembali gedung sekolah. Ada satu generasi anak yang harus mengejar kembali masa belajar yang hilang setelah bertahun-tahun hidup dalam konflik dan perpindahan.

Puluhan Ribu Anak Menjadi Korban

TGB juga menyoroti jumlah anak yang telah menjadi korban konflik.

Dalam laporan tahunannya untuk 2025, UNICEF menyebut sedikitnya 20.000 anak telah dilaporkan terbunuh di Gaza sejak Oktober 2023, sementara ribuan anak lainnya mengalami luka, termasuk cedera yang menyebabkan disabilitas dan membutuhkan rehabilitasi jangka panjang.

Namun, data UNICEF yang diperbarui pada pertengahan 2026 menunjukkan jumlah anak yang dilaporkan terbunuh telah mencapai sedikitnya 21.700 hingga 30 Juni 2026. UNICEF juga mencatat sekitar 45.000 anak mengalami luka, termasuk lebih dari 11.000 anak dengan cedera yang berdampak jangka panjang.

Angka-angka tersebut menggambarkan besarnya dampak konflik terhadap anak-anak Gaza, bukan hanya dari sisi keselamatan fisik, tetapi juga pendidikan, kesehatan, tempat tinggal, serta kondisi psikososial.

UNICEF menyebut kondisi anak-anak di Gaza tetap sangat berat. Pada pertengahan 2026, sekitar 1,9 juta dari 2,1 juta penduduk Gaza dilaporkan mengungsi dan menghadapi berbagai risiko kesehatan serta lingkungan.

Pesan agar Gaza Tak Tenggelam oleh Berita

Pesan TGB hadir di tengah derasnya pergantian isu yang setiap hari memenuhi ruang publik. Menurut pesan yang disampaikannya, perhatian terhadap Gaza tidak semestinya berhenti hanya karena muncul berbagai persoalan baru di dunia.

Di balik angka kerusakan sekolah dan jumlah korban, terdapat anak-anak yang kehilangan orang tua, rumah, ruang belajar, teman, dan masa kanak-kanak mereka.

TGB Muhammad Zainul Majdi merupakan Anggota Komite Eksekutif Majelis Hukama Muslimin (MHM) Indonesia dan dikenal sebagai cendekiawan Muslim serta mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat.

Melalui unggahannya kali ini, TGB kembali mengangkat isu kemanusiaan Gaza ke ruang perhatian publik dengan pesan yang sederhana namun kuat: pergantian berita tidak boleh membuat penderitaan anak-anak Gaza ikut dilupakan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *