LINTASNUSANTARANEWS.ID | BANJARMASIN- Operasi pencarian korban kapal tenggelam KM Virgo Transport 8 di perairan Kalimantan Selatan memasuki fase krusial. Hingga hari ke-15 pencarian, tim penyelam gabungan Basarnas Special Group (BSG) menghadapi berbagai kendala dan risiko keselamatan saat berupaya menembus bangkai kapal di dasar laut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengatakan kondisi di dalam bangkai kapal menjadi salah satu tantangan terbesar bagi tim penyelam.
Lumpur dan sedimen tebal mulai memenuhi sejumlah kompartemen kapal yang tenggelam. Kondisi tersebut membuat jarak pandang penyelam sangat terbatas, bahkan disebut mencapai nol.
“Jarak pandang sangat rendah, ditambah banyaknya barang-barang berhamburan dan material tajam yang sangat berisiko melukai penyelam. Ini menjadi kendala keselamatan yang sangat tinggi,” kata Putu Sudayana, Minggu (27/9/2026).
Selain visibilitas yang buruk, struktur bangkai kapal yang berada di kedalaman sekitar 27 meter juga belum sepenuhnya stabil. Kondisi tersebut menimbulkan risiko bagi penyelam yang berupaya memasuki bagian dalam kapal untuk mencari korban.
Putu menjelaskan, saat penyelam mencoba mencapai kedalaman sekitar 15 meter dari pintu masuk kapal, struktur badan kapal mengalami pergeseran. Tim kemudian mengambil keputusan untuk segera mundur guna menghindari risiko yang lebih besar.
Bahaya lainnya berasal dari tumpahan bahan bakar kendaraan yang berada di dalam kapal. Bahan bakar tersebut mulai merembes dan menciptakan kondisi yang dinilai berbahaya bagi aktivitas penyelaman.
Kondisi di kedalaman 27 meter juga membuat waktu kerja penyelam menjadi sangat terbatas. Kepadatan gas menjadi salah satu faktor yang memengaruhi durasi penyelaman.
“Efek pemicu gas density yang disampaikan On Scene Coordinator (OSC) Selam membuat penyelam hanya mampu bertahan sekitar 20 menit saja di dalam air, meski menggunakan satu atau dua tabung O2,” ujar Putu.
Berbagai kendala tersebut membuat tim penyelamat belum dapat menjangkau seluruh lorong dan ruangan yang berada di dalam bangkai KM Virgo Transport 8.
Hingga Sabtu (26/9/2026) malam, dari total 243 penumpang, sebanyak 172 orang telah ditemukan. Rinciannya, 108 orang dinyatakan selamat dan 64 orang meninggal dunia.
Sementara itu, 71 orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Tim SAR gabungan masih berupaya melakukan pencarian dengan mempertimbangkan kondisi bangkai kapal dan keselamatan para penyelam. Operasi pencarian terus dilakukan.
Hari ke-15 Pencarian KM Virgo Transport 8, Penyelam Hadapi Bahaya Ekstrem di Dasar Laut




















