LINTASNUSANTARANEWS.ID | JANTHO- Sebanyak 510 kader Partai Gerindra dari seluruh kabupaten/kota di Aceh berkumpul di Jantho Sport Center (JSC), Kabupaten Aceh Besar, mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Laskar Gerindra, 25–27 September 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi kader sekaligus memperkuat pengkaderan, kekompakan dan koordinasi organisasi Partai Gerindra di seluruh Tanah Rencong.
Diklat diikuti kader Gerindra dari berbagai daerah, termasuk jajaran anggota legislatif aktif di DPRK dan DPRA, serta unsur sayap dan organisasi pendukung partai. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai kepartaian, kedisiplinan organisasi, soliditas kader, serta strategi memperkuat peran struktur partai di tengah masyarakat.
Kegiatan dibuka oleh Ketua DPD Partai Gerindra Aceh, H. Fadhlullah, S.E., yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Aceh. Fadhlullah menegaskan bahwa konsolidasi kader tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi bekal untuk memperkuat kerja organisasi hingga ke tingkat paling bawah.
“Kehadiran 510 kader di sini bukan sekadar berkumpul, melainkan bukti nyata kekuatan dan kebersamaan Gerindra di Aceh. Pesan dari DPP mempertegas hal yang sama, kita harus bersatu, disiplin dan setia pada tujuan organisasi,” ujar Fadhlullah.
Menurutnya, pengkaderan menjadi bagian penting dalam membangun organisasi partai yang kuat dan memiliki arah perjuangan yang jelas.
“Konsolidasi ini merupakan langkah awal untuk memperkuat fondasi partai hingga ke tingkat paling bawah,” tegasnya.
Fadhlullah juga mengingatkan para kader agar ilmu dan pembekalan yang diperoleh selama diklat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari, terutama melalui kerja nyata dan kedekatan dengan masyarakat.
Ia meminta kader Gerindra tidak hanya memahami tugas dan fungsi kepartaian, tetapi juga mampu menjaga nama baik organisasi melalui sikap, disiplin dan pengabdian di lapangan.
Perkuat Kader hingga Tingkat Daerah
Sekretaris DPD Partai Gerindra Aceh, Drs. H. Abdurrahman Ahmad, turut memberikan arahan kepada peserta agar mengikuti seluruh rangkaian pendidikan secara serius.
Ia menekankan bahwa ilmu yang diperoleh selama diklat harus dibawa pulang dan diterapkan di daerah masing-masing.
“Jangan hanya menuntut ilmu di sini, tetapi lupakan saat pulang. Jadikan nilai kedisiplinan, kekompakan dan tanggung jawab sebagai pegangan sehari-hari,” kata Abdurrahman.
Ia juga mendorong kader untuk terus memperkuat soliditas serta membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.
“Perkuat soliditas, jaga kebersamaan dan tunjukkan bahwa Gerindra adalah partai yang dapat diandalkan masyarakat,” ujarnya.
Diklat Laskar Gerindra tersebut sekaligus memperlihatkan upaya DPD Gerindra Aceh memperkuat konsolidasi organisasi di seluruh wilayah provinsi.
Sebelumnya, DPD Gerindra Aceh juga melakukan berbagai kegiatan yang menggabungkan konsolidasi organisasi dengan kegiatan sosial kemasyarakatan. Pada Agustus 2026, misalnya, Gerindra Aceh menggelar kegiatan sosial berupa pembagian sembako kepada masyarakat serta bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa.
Dengan melibatkan kader dari berbagai daerah dan unsur legislatif, Diklat Laskar Gerindra di Jantho diharapkan menjadi ruang untuk menyatukan visi, memperkuat koordinasi serta membangun kapasitas kader dalam menjalankan tugas organisasi dan memberikan kontribusi di tengah masyarakat Aceh.
Bagi Gerindra Aceh, penguatan struktur dan kualitas kader menjadi bagian penting dalam memastikan mesin organisasi tetap solid, terkoordinasi dan mampu bekerja secara berkelanjutan di seluruh kabupaten/kota di Aceh.




















