HukumInfo Polri

Dugaan Penyalahgunaan Beasiswa Sawit Diselidiki, Direktur Poltas Dipanggil Polisi

1434
×

Dugaan Penyalahgunaan Beasiswa Sawit Diselidiki, Direktur Poltas Dipanggil Polisi

Share this article
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Selatan tengah menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan wewenang dalam pelaksanaan Program Beasiswa Pendidikan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan Kelapa Sawit di Politeknik Aceh Selatan (Poltas).

LINTASNUSANTARANEWS.ID | ACEH SELATAN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Selatan tengah menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan wewenang dalam pelaksanaan Program Beasiswa Pendidikan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan Kelapa Sawit di Politeknik Aceh Selatan (Poltas).

Dalam proses penyelidikan tersebut, Direktur Poltas Nuzuli Fitriadi telah memenuhi undangan klarifikasi Unit 3 Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polres Aceh Selatan.

Selain Direktur Poltas, pihak bagian keuangan kampus juga telah dimintai keterangan oleh penyidik.

Nuzuli membenarkan dirinya telah memberikan klarifikasi kepada kepolisian terkait program beasiswa tersebut.

Menurut dia, proses pemeriksaan masih berlangsung. Penyidik juga disebut akan meminta keterangan dari mahasiswa penerima program setelah sebelumnya mereka berada dalam masa libur.

Beasiswa Tahun 2024 dan 2025 Diselidiki

Pemanggilan Direktur Poltas tertuang dalam surat undangan klarifikasi Nomor B/PK-56/VII/RES.3.1/2026/Satreskrim tertanggal 27 Juli 2026.

Penyelidikan berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan wewenang dalam pelaksanaan Program Beasiswa Pendidikan Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit untuk tahun anggaran 2024 dan 2025.

Program beasiswa tersebut bersumber dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit.

Meski demikian, proses yang dilakukan kepolisian masih berada pada tahap penyelidikan. Hingga informasi terakhir, belum ada keterangan resmi Satreskrim Polres Aceh Selatan mengenai hasil maupun kesimpulan pemeriksaan.

Pengelolaan Beasiswa Sempat Disorot

Pengelolaan program beasiswa sawit di Poltas sebelumnya juga mendapat sorotan sejumlah pihak.

Solidaritas Pemuda Anti Korupsi (SiPAK) meminta pihak kampus membuka informasi pengelolaan dana beasiswa secara transparan.

Sementara itu, persoalan penerima program dari Aceh Selatan juga menjadi perhatian.

Nuzuli sebelumnya menyebut tidak ada mahasiswa asal Aceh Selatan yang memperoleh program tersebut pada 2024. Sedangkan pada 2025 tercatat satu mahasiswa asal Aceh Selatan sebagai penerima.

Ketua Apkasindo Aceh Selatan Adi Darmawan juga mempertanyakan minimnya penerima beasiswa dari kalangan masyarakat setempat.

Apkasindo menyebut mayoritas penerima yang menempuh pendidikan di Poltas berasal dari luar Aceh. Organisasi tersebut juga mempertanyakan sosialisasi program kepada masyarakat dan petani sawit di Aceh Selatan.

Di sisi lain, pihak Poltas sebelumnya menjelaskan sosialisasi dilakukan melalui BPDP, perusahaan kelapa sawit dan Dinas Pertanian Aceh Selatan. Sosialisasi secara nasional juga disebut dilakukan secara daring.

Kini proses penyelidikan berada di tangan kepolisian. Keterangan dari pihak kampus, bagian keuangan dan mahasiswa penerima program menjadi bagian dari proses untuk mendalami pelaksanaan Beasiswa SDM Perkebunan Kelapa Sawit tersebut.

Editor: Redaksi LintasNusantaraNews.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *