Nusantara

Penyelaman KMP Virgo Dihentikan, Ini Alasan Basarnas

1342
×

Penyelaman KMP Virgo Dihentikan, Ini Alasan Basarnas

Share this article
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menghentikan operasi penyelaman di bangkai KM Virgo Transport 8 setelah pencarian korban memasuki hari ke-21, Sabtu (3/10/2026).
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menghentikan operasi penyelaman di bangkai KM Virgo Transport 8 setelah pencarian korban memasuki hari ke-21, Sabtu (3/10/2026).

LINTASNUSANTARANEWS.ID | BANJARMASIN – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menghentikan operasi penyelaman di bangkai KM Virgo Transport 8 setelah pencarian korban memasuki hari ke-21, Sabtu (3/10/2026).

Keputusan tersebut diambil setelah evaluasi menunjukkan kondisi bangkai kapal semakin labil dan berisiko terhadap keselamatan penyelam. Kondisi korban yang berada di dalam kapal juga telah mengalami perubahan sehingga evakuasi bawah air dinilai tidak lagi efektif.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan kemampuan maksimal penyelaman terhadap badan kapal telah dikerahkan. Bahkan dalam tiga hari terakhir, tim penyelam tidak lagi menemukan korban di dalam bangkai kapal.

Masih terdapat bagian kapal yang belum dapat dijangkau, termasuk lambung kiri. Namun, kondisi struktur kapal yang tidak stabil membuat penyelaman ke bagian tersebut memiliki risiko tinggi.

50 Jasad Dievakuasi Penyelam

Selama operasi berlangsung, tim penyelam gabungan telah mengevakuasi 50 jasad korban dari bangkai KM Virgo Transport 8.

Penyelaman dilakukan rata-rata empat hingga lima sortie per hari dengan melibatkan beberapa tim. Proses tersebut menghadapi berbagai kendala, mulai kondisi cuaca, visibilitas bawah air yang rendah hingga struktur bangkai kapal.

Basarnas sebelumnya juga memanfaatkan teknologi remotely operated vehicle (ROV) untuk melihat kondisi bagian dalam kapal dan membantu menentukan area pencarian bagi penyelam.

Pencarian Belum Dihentikan

Penghentian penyelaman bukan berarti operasi SAR KM Virgo Transport 8 berakhir.

Basarnas tetap melanjutkan pencarian dengan mengalihkan fokus ke permukaan laut serta wilayah yang berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus.

Pencarian dilakukan di sejumlah perairan Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.

Hingga hari ke-21 operasi SAR, sebanyak 188 orang telah ditemukan dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes kapal.

Dari jumlah tersebut, 108 orang ditemukan selamat dan 80 orang meninggal dunia. Sementara 55 orang lainnya masih dalam pencarian.

Pengangkatan Bangkai Kapal Jadi Harapan

Basarnas berharap operasi salvage atau pengangkatan bangkai KM Virgo Transport 8 dapat segera dilakukan oleh pemilik kapal.

Pengangkatan badan kapal dinilai penting untuk memastikan apakah masih terdapat korban di bagian kapal yang selama ini tidak dapat dijangkau penyelam.

Proses tersebut juga diharapkan membuka peluang evakuasi lanjutan tanpa harus menempatkan penyelam pada kondisi bangkai kapal yang semakin berbahaya.

Sementara menunggu proses pengangkatan kapal, tim SAR gabungan akan tetap melakukan pencarian terhadap puluhan korban yang hingga kini belum ditemukan.

Editor: Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *