LINTASNUSANTARANEWS.ID | BANDA ACEH- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh meraih penghargaan Gold dalam ajang Indonesian SDGs Awards (ISDA) 2026 yang diselenggarakan Corporate Forum for CSR Development (CFCD).
Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi PLN UID Aceh melalui program Ecosystem of Life Readiness: Transformasi Pendidikan Inklusif Berbasis Keterampilan Hidup dan Kemandirian yang diimplementasikan melalui Aceh Flexi School.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya PLN UID Aceh mendukung tersedianya akses pendidikan yang inklusif dan bermutu bagi anak-anak, khususnya melalui pendekatan pembelajaran yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masing-masing peserta didik.
General Manager PLN UID Aceh, Eddi Saputra, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen PLN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya di bidang sosial dan pendidikan.
“Penghargaan ini adalah bukti nyata komitmen PLN dalam mendukung program berkelanjutan di bidang sosial dan pendidikan. Kami percaya bahwa melalui kolaborasi dan inovasi, kita bisa menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkontribusi lebih baik ke depan,” ujar Eddi.
Menurutnya, kolaborasi antara dunia usaha dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam memperluas manfaat program sosial, termasuk dalam menghadirkan pendidikan yang lebih adaptif dan inklusif.
Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum (KKU) PLN UID Aceh, Sigit Fanani, menambahkan bahwa Aceh Flexi School membuka peluang bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan melalui sistem yang lebih fleksibel dan inklusif.
“PLN telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan di Indonesia. Program-program seperti Aceh Flexi School membuka lebih banyak peluang bagi anak-anak untuk mengakses pendidikan dengan cara yang lebih fleksibel dan inklusif. Kami berharap upaya ini dapat terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan,” katanya.
Dukungan PLN juga dirasakan langsung oleh pengelola Aceh Flexi School. Esti Wulansari mengatakan bantuan sarana yang diberikan PLN turut mendukung keberlangsungan proses belajar dan kegiatan terapi bagi anak-anak.
“Dukungan sarana dari PLN sangat mempermudah operasional kami. Dengan adanya ruang kelas dan ruang terapi yang sudah permanen, kami bisa lebih fokus melatih kemandirian dan keterampilan hidup anak-anak agar mereka kelak siap berkarya,” ujar Esti.
Program Aceh Flexi School tidak hanya berorientasi pada proses pembelajaran akademik, tetapi juga pengembangan keterampilan hidup dan kemandirian. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu anak-anak mengembangkan potensi mereka sekaligus mempersiapkan diri untuk beraktivitas secara lebih mandiri di masa depan.
Raihan Gold ISDA 2026 menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap pelaksanaan program sosial dan pendidikan PLN UID Aceh, sekaligus memperkuat komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan melalui program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.




















