LINTASNUSANTARANEWS.ID | JAKARTA- Sebanyak 42 perguruan tinggi di Indonesia berhasil masuk dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) World University Rankings (WUR) 2027) yang resmi dirilis pada 30 September 2026.
THE WUR 2027 mencakup 2.297 perguruan tinggi dari 118 negara dan wilayah. Tahun ini, THE menggunakan 17 indikator kinerja yang dikelompokkan ke dalam lima pilar utama, yakni pengajaran, lingkungan riset, kualitas riset, pandangan internasional, dan industri.
Dari daftar perguruan tinggi Indonesia, Universitas Indonesia (UI) berada pada posisi tertinggi dengan peringkat dunia 651–700.
Menariknya, sejumlah perguruan tinggi Islam dan kampus daerah juga mencatatkan posisi dalam pemeringkatan global tersebut. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berada di kelompok 801–1.000 dunia, sejajar dengan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Sementara itu, Universitas Syiah Kuala (USK) berada pada kelompok 1.601–1.800 dunia.
UI Teratas, UGM dan UIN Sunan Kalijaga Menyusul
Berdasarkan daftar THE WUR 2027, UI menjadi perguruan tinggi Indonesia dengan posisi global tertinggi, yakni 651–700.
Di bawahnya terdapat UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UGM yang sama-sama berada pada kelompok 801–1.000 dunia.
Selanjutnya, Universitas Padjadjaran (Unpad) dan Universitas Sebelas Maret (UNS) berada pada kelompok 1.001–1.200.
Universitas Airlangga (Unair) dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berada di kelompok 1.201–1.400.
Sementara sejumlah kampus lain, termasuk ITB, ITS, IPB University, Universitas Diponegoro, Universitas Brawijaya, dan Universitas Muhammadiyah Surakarta, berada pada kelompok 1.401–1.600.
Daftar 42 Universitas Indonesia dalam THE WUR 2027
Berikut daftar perguruan tinggi Indonesia yang masuk pemeringkatan THE WUR 2027 berdasarkan kelompok peringkat dunia:
651–700
Universitas Indonesia (UI)
801–1.000
2. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
3. Universitas Gadjah Mada (UGM)
1.001–1.200
4. Universitas Padjadjaran (Unpad)
5. Universitas Sebelas Maret (UNS)
1.201–1.400
6. Universitas Airlangga (Unair)
7. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
1.401–1.600
8. Binus University
9. Universitas Diponegoro (Undip)
10. Institut Teknologi Bandung (ITB)
11. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
12. IPB University
13. Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)
14. Universitas Brawijaya (UB)
1.601–1.800
15. Universitas Negeri Malang (UM)
16. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
17. Telkom University
18. Universitas Ahmad Dahlan (UAD)
19. Universitas Syiah Kuala (USK)
20. Universitas Mataram (Unram)
1.801–2.000
21. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
22. Universitas Hasanuddin (Unhas)
23. Universitas Islam Indonesia (UII)
24. UIN Sunan Gunung Djati Bandung
25. Universitas Udayana (Unud)
26. Universitas Andalas (Unand)
27. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)
28. Universitas Negeri Padang (UNP)
29. Universitas Negeri Semarang (Unnes)
30. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
31. Universitas Pelita Harapan (UPH)
32. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
33. Universitas Sumatera Utara (USU)
2.001+
34. Universitas Halu Oleo (UHO)
35. Universitas Jember (Unej)
36. Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
37. Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
38. Universitas Negeri Surabaya (Unesa)
39. Universitas Sriwijaya (Unsri)
40. Universitas Trisakti
41. Universitas Trunojoyo Madura
42. Universitas Lampung (Unila)
Bukan Sekadar Jumlah Publikasi
THE WUR 2027 tidak hanya melihat reputasi sebuah perguruan tinggi. Pemeringkatan tersebut menggunakan 17 indikator yang dikelompokkan dalam lima pilar.
Pilar Teaching atau lingkungan pengajaran memiliki bobot 29,5 persen, mencakup reputasi pengajaran, rasio dosen-mahasiswa, rasio doktor terhadap sarjana, jumlah doktor yang dihasilkan dibandingkan staf akademik, serta pendapatan institusi.
Kemudian Research Environment memiliki bobot 29 persen, yang meliputi reputasi penelitian, pendapatan penelitian, dan produktivitas penelitian.
Sementara Research Quality menjadi komponen dengan bobot terbesar, yakni 30 persen. Pilar ini mencakup dampak sitasi, kekuatan penelitian, keunggulan penelitian, dan pengaruh penelitian.
Adapun International Outlook memiliki bobot 7,5 persen, yang mencakup proporsi mahasiswa internasional, staf internasional, dan kolaborasi internasional.
Terakhir, Industry memiliki bobot 4 persen, yang diukur melalui pendapatan industri dan paten.
THE menjelaskan bahwa World University Rankings mengukur kinerja perguruan tinggi yang berorientasi pada riset dalam berbagai misi utamanya. Pada edisi 2027, jumlah institusi yang masuk pemeringkatan meningkat menjadi 2.297 dari 118 negara dan wilayah.
Ada Kampus yang Berstatus Reporter
Selain 42 perguruan tinggi yang masuk pemeringkatan, terdapat pula 42 perguruan tinggi Indonesia berstatus Reporter.
Status tersebut berarti perguruan tinggi telah menyerahkan data kepada THE, tetapi belum memenuhi persyaratan kelayakan untuk memperoleh peringkat dalam tabel utama.
Dengan demikian, status Reporter berbeda dengan perguruan tinggi yang memperoleh kelompok peringkat dunia.
Pemeringkatan THE WUR 2027 memberikan gambaran mengenai posisi perguruan tinggi berdasarkan sejumlah indikator akademik, penelitian, internasionalisasi, dan hubungan dengan industri.
Bagi perguruan tinggi Indonesia, masuknya puluhan kampus dalam pemeringkatan global ini menunjukkan semakin luasnya partisipasi perguruan tinggi nasional dalam sistem pemeringkatan internasional.
Daftar lengkap dan metodologi THE WUR 2027 dapat ditelusuri melalui laman resmi Times Higher Education. THE World University Rankings 2027.
Daftar 42 Universitas Indonesia di THE WUR 2027, UI hingga USK




















