EkonomiJakarta

Suahasil Lapor Prabowo: RAPBN 2027 Rampung, Pendapatan Rp3.400 T dan Belanja Rp4.100 T

1422
×

Suahasil Lapor Prabowo: RAPBN 2027 Rampung, Pendapatan Rp3.400 T dan Belanja Rp4.100 T

Share this article

LINTASNUSANTARANEWS.ID | JAKARTA- Menteri Keuangan Suahasil Nazara melaporkan penyelesaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 kepada Presiden Prabowo Subianto. Dalam laporan tersebut, pendapatan negara ditargetkan mencapai lebih dari Rp3.400 triliun, sementara belanja negara berada di atas Rp4.100 triliun.
Laporan itu disampaikan Suahasil saat bertemu Presiden Prabowo di Istana Negara, Rabu (30/9/2026), sehari setelah RAPBN 2027 disahkan dalam rapat paripurna DPR, Selasa (29/9).
Suahasil mengatakan seluruh rangkaian pembahasan RAPBN 2027 bersama DPR telah selesai. Ia menyebut dukungan DPR terhadap rancangan anggaran tersebut juga telah terlihat dalam proses pembahasan hingga pengesahan.
“Saya melaporkan kepada Bapak Presiden bahwa kemarin kami telah menyelesaikan proses RAPBN 2027. Dan telah menyampaikan kepada Bapak Presiden, kemarin paripurna berjalan lancar, dukungan dari DPR sangat-sangat konkret dan sangat-sangat jelas,” kata Suahasil di Istana Negara.
Dalam pertemuan tersebut, Suahasil memaparkan postur pendapatan dan belanja negara yang menjadi bagian penting dalam RAPBN 2027.
“Jumlah pendapatan negara Rp3.400 triliun lebih. Kemudian belanja negara Rp4.100 triliun lebih,” ujarnya.
Prabowo Tekankan Kredibilitas APBN
Selain membahas RAPBN 2027, pertemuan tersebut juga membahas kondisi perekonomian dalam jangka pendek serta langkah pemerintah dalam memperkuat bantuan yang dibutuhkan masyarakat untuk merespons perkembangan ekonomi.
Suahasil mengatakan Presiden Prabowo memberikan arahan agar kredibilitas APBN tetap dijaga. Efisiensi anggaran juga diminta dilakukan secara terukur sehingga setiap rupiah anggaran negara dapat memberikan manfaat maksimal.
“Arahan Bapak Presiden adalah untuk terus menjaga APBN supaya tetap kredibel dan dilakukan terus efisiensi secara terukur agar yang namanya anggaran negara itu bisa betul-betul maksimum digunakan untuk kesejahteraan, perlindungan sosial, dan juga membangun infrastruktur,” jelasnya.
Menurut Suahasil, efisiensi bukan sekadar mengurangi belanja, melainkan memastikan anggaran pemerintah digunakan secara optimal untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, perlindungan sosial, serta pembangunan infrastruktur.
Sinergi APBN dan Danantara
Pertemuan Presiden dengan Suahasil juga membahas investasi yang akan ditangani Danantara. Pemerintah akan memperkuat sinergi antara Danantara dan APBN dalam mendukung perekonomian nasional.
Suahasil menjelaskan, APBN tetap memiliki peran utama dalam pembiayaan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur dasar, serta kebutuhan operasional pemerintah. Sementara itu, Danantara akan lebih berfokus pada fungsi investasi.
“APBN itu membiayai yang sifatnya adalah pelayanan publik, infrastruktur dasar, dan juga operasional dari pemerintah. Nah Danantara itu adalah investasi. Investasi akan sangat kuat di Danantara,” tutur Suahasil.
Ia menambahkan, pembagian fungsi tersebut akan terus diperkuat melalui sinergi antara APBN dan Danantara, terutama dalam mendukung pertumbuhan dan stabilitas perekonomian nasional.
“Tadi kita banyak membicarakan gerak sinergi yang perlu kita lakukan bersama. Saya rasa kira-kira itu, terima kasih,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *