Nusantara

Bandara SIM Disiapkan Buka Rute Baru, Penerbangan Umrah ke Arab Saudi Jadi Perhatian

8740
×

Bandara SIM Disiapkan Buka Rute Baru, Penerbangan Umrah ke Arab Saudi Jadi Perhatian

Share this article
Pemerintah Aceh mendorong penguatan konektivitas penerbangan melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), termasuk peningkatan layanan penerbangan jamaah umrah serta penjajakan pembukaan rute domestik dan internasional baru.

LINTASNUSANTARANEWS.ID | BANDA ACEH – Pemerintah Aceh mendorong penguatan konektivitas penerbangan melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), termasuk peningkatan layanan penerbangan jamaah umrah serta penjajakan pembukaan rute domestik dan internasional baru.

Dukungan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fadh saat menerima audiensi General Manager PT Angkasa Pura Rahmat Adil Indrawan bersama sejumlah instansi terkait di Ruang Rapat Wakil Gubernur Aceh, Rabu (23/9/2026).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis terkait pengelolaan dan pengembangan Bandara SIM. Pembahasan mencakup rencana perpanjangan Nota Kesepahaman pemanfaatan Barang Milik Aceh untuk operasional dan pengembangan bandara, penguatan penerbangan umrah, pengembangan rute penerbangan serta peningkatan standar pelayanan dan keamanan.

Pemerintah Aceh Siap Perkuat Koordinasi

Wagub Fadhlullah mengapresiasi pelayanan yang selama ini diberikan pengelola Bandara SIM. Ia menyatakan Pemerintah Aceh siap memperkuat koordinasi dengan Angkasa Pura untuk menyempurnakan berbagai aspek pelayanan.

Menurutnya, penguatan konektivitas udara tidak hanya berkaitan dengan mobilitas masyarakat, tetapi juga dapat mendukung pengembangan sektor pariwisata Aceh.

β€œSelama ini saya melihat pelayanan PT Angkasa Pura sudah sangat baik. Apa yang masih kurang, mari kita sama-sama sempurnakan. Pemerintah Aceh akan mendukung sepenuhnya hal-hal yang berkaitan dengan peningkatan pelayanan dan pengembangan Bandara SIM,” ujar Fadhlullah.

Penerbangan Umrah ke Arab Saudi Terus Dikembangkan

General Manager PT Angkasa Pura Rahmat Adil Indrawan menyampaikan bahwa penerbangan jamaah umrah menjadi salah satu konektivitas yang terus dikembangkan dari Bandara SIM.

Menurut Rahmat, lalu lintas penerbangan umrah terus mengalami peningkatan. Karena itu, pihaknya tengah mengupayakan agar penerbangan langsung dari Aceh menuju Arab Saudi dapat berlangsung secara lebih rutin.

Penguatan konektivitas tersebut diharapkan dapat memberikan akses penerbangan yang lebih baik bagi masyarakat Aceh, khususnya jamaah yang hendak melaksanakan ibadah umrah.

Rute Domestik dan Internasional Baru Dijajaki

Selain penerbangan umrah, Angkasa Pura juga tengah menjajaki pembukaan sejumlah rute penerbangan baru, baik untuk tujuan domestik maupun internasional.

Untuk mendukung langkah tersebut, direncanakan pembentukan Route Development Team (RDT) yang melibatkan berbagai instansi.

Tim lintas sektor tersebut akan diarahkan untuk memperkuat promosi potensi Aceh, terutama sektor pariwisata, sekaligus mengidentifikasi peluang pengembangan rute penerbangan baru dari dan menuju Bandara SIM.

Keamanan Bandara Jadi Perhatian

Di tengah rencana pengembangan konektivitas, aspek keamanan Bandara SIM juga menjadi perhatian. Angkasa Pura menyampaikan bahwa audit keamanan dijadwalkan berlangsung pada akhir September 2026.

Koordinasi antarlembaga dinilai diperlukan untuk memastikan seluruh standar keamanan dapat terpenuhi seiring dengan peningkatan konektivitas penerbangan.

Sementara dalam pelayanan jamaah umrah, Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Banda Aceh mengingatkan pentingnya pemenuhan persyaratan vaksinasi yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.

Fadhlullah juga menegaskan agar setiap pelanggaran, termasuk pemalsuan dokumen vaksinasi, diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan instansi terkait, antara lain jajaran Asisten Sekda Aceh, Kanwil DJBC Aceh, Imigrasi Banda Aceh, Balai Kekarantinaan Kesehatan, Dinas Perhubungan Aceh serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh.

Penguatan layanan, keamanan dan konektivitas Bandara SIM diharapkan dapat memperluas akses penerbangan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi, pariwisata dan mobilitas masyarakat Aceh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *